Dijamin Segar dan Lezat, Ikuti Tips Memilih Kelapa Santan Untuk Diolah Disini

Memilih Kelapa Santan

Siapa yang tidak tahu dengan santan? Bahan makanan yang berasal dari kelapa ini memang kerap dijadikan sebagai campuran dalam setiap olahan kuliner. Bahkan ampuh menciptakan makanan yang super lezat dengan rasanya yang identik. Terlebih lagi, kuliner nusantara paling banyak menggunakan santan di dalamnya. Tapi hal tersebut tidak akan tercapai, bila anda belum perhatikan hal berikut.

Tips Memilih Kelapa Segar Untuk Santan

1. Memilih Kelapa yang Sudah Tua

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih kelapa santan yang berkualitas yakni yang telah tua. Kenapa demikian? Pasalnya, biasanya santan akan lebih nikmat jika terbuat dari kelapa yang hampir tua. Dagingnya yang lebih keras dengan kadar airnya yang tidak terlalu banyak, membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai santan dan minyak kelapa.

Memilih Kelapa Santan Air Kelapa Muda vs- Air Kelapa Tua Mana yang Lebih Sehat

Bila anda termasuk ke dalam pemula dan bingung untuk memilihnya, jangan khawatir! Karena anda cukup memperhatikan kulit kelapanya. Lazimnya, kelapa yang sudah tua akan ditandai dengan warna kulitnya yang cenderung cokelat. Beda halnya dengan kelapa yang masih muda, biasanya warnanya hampir putih atau jauh lebih muda.

2. Memastikan Masih Ada Air Kelapanya

Bukan hanya perkara kelapa sudah tua atau belum. Karena kandungan air di dalam kelapa juga menjadi faktor paling penting untuk membuatnya menjadi santan. Caranya cukup sederhana, yakni kocok terlebih dahulu kelapa tersebut. Jika anda mendengar suara air di dalamnya, hal itu menandakan jika kelapa masih segar dan bagian dagingnya belum terkena udara luar.

Anda pun harus menghindari memilih kelapa yang sudah retak atau mengalami kebocoran. Lantaran hal ini memungkinkan udara dari luar bisa masuk ke dalamnya, dan alhasil menimbulkan jamur. Adanya jamur tersebut sangat berbahaya bagi kualitas kelapa, karena akan membuat daging menjadi kering dan kandungan sarinya berkurang.

3. Memperhatikan Ujung Batok Kelapa

Banyak yang belum mengetahui, jika sebenarnya ujuang batok menunjukkan tingkat usia kelapa. Biasanya ujung batok kelapa akan membentuk lingkaran. Bila diameternya lebih kecil, maka hal tersebut menandakan kelapa masih muda. Begitu sebaliknya, yakni jika diameter jauh lebih besar berarti menandakan kelapa sudah memasuki usia tua.

Akan tetapi, jika kelapa masih bercangkang, maka akan lebih mudah lagi bagi anda untuk menengok bagaimana kesegarannya. Perhatikan pula pada bagian cangkangnya tersebut, karena jika tipis akan cenderung mudah untuk membusuk. Lazimnya, tanda membusuknya tersebut bisa ditengok dari jamur dan rasa air kelapa yang sudah asam dan berbau tidak sedap.

4. Memilih Kelapa yang Bobotnya Lebih Berat

Tips memilih kelapa yang baik untuk santan selanjutnya yakni memperhatikan bobotnya. Bila anda dihadapkan dengan dua kelapa yang sama besarnya, cobalah untuk memilih yang memiliki bobot lebih berat. Karena kelapa yang lebih berat mengandung air yang banyak, dan menandakan jika masih segar. Dengan begitu, akan menghasilkan santan dengan kualitas terbaik.

Memilih Kelapa Santan Koko

5. Mencari Retakan, Jamur, atau Bagian Basah

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, jika adanya jamur ataupun retakan akan membuat kualitas kelapa santan menurun. Maka dari itu, alangkah baiknya jika anda mencari apakah terdapat retakan, jamur, atau tampak terdapat bagian basah yang menyelimuti kelapa. Pastikan anda telah melihatnya dengan teliti, agar mendapatkan kelapa tepat untuk santan.

Agar makanan terasa lebih lezat dan gurih, tidak sedikit orang memasukkan santan di dalamnya. Misalnya saja pada olahan kuliner tradisional meliputi lodeh, gulai, kare, dan masih banyak lainnya. Jadi tidak mengherankan, bila beberapa menu khas tersebut berhasil memanjakan lidah para penikmatnya. Tentu hal ini bisa berhasil, jika anda menerapkan cara diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *