Rekrutmen Berlapis Untuk Bergabung Menjadi Bagian Dari BRI

Rekrutmen Berlapis Untuk Bergabung BRI Teknologi BRI Kepanjen

Menjadi bagian dari salah satu bank terbesar di tanah air tentu merupakan suatu kebanggan tersendiri dalam diri siapa pun. Itulah sebabnya orang-orang yang terpilih untuk menjadi bagian dari BRI pastilah orang-orang yang memiliki kualifikasi dan kompetensi tinggi. Namun selain itu tentu harus mampu pula memberikan inovasi sebagai bentuk sumbangsih kepada BRI yang sedang berupaya menciptakan wajah baru mereka dengan cara melakukan digitalisasi perbankan.

Inovasi yang dimaksud tentu kebanyakan diharapkan berada dalam koridor yang sama dengan visi BRI Teknologi yang tentu saja muaranya adalah mendukung proses penciptaan ekosistem perbankan digital di BRI. Karena hanya dengan begitulah proses migrasi wajah BRI yang konvensional menjadi lebih modern akan lebih cepat.

Rekrutmen Berlapis Untuk Bergabung BRI Teknologi

Karena harapan yang besar dari BRI itulah maka tidak heran jika proses rekrutmen yang dilakukan cukup berbeda dibandingkan dengan kebanyakan rekrutmen sumber daya manusia yang dilakukan. Contohnya seperti yang dialami oleh Rizka Azmira yang sekarang ini merupakan seorang data analyst bank BRI. Ia berujar bahwa ketika masa seleksi yang ia lalui dahulu, ada begitu banyak tahapan yang dilalui. Misalnya tahapan interview alias wawancaranya saja yang bisa beberapa kali, padahal umumnya hanya satu atau dua kali interview saja.

Kiranya dilakukannya tahap interview secara berkali-kali tersebut bukan tanpa tujuan, karena BRI berupaya menggali sedalam mungkin informasi tentang orang-orang yang akan bergabung bersamanya. Karena dengan demikian maka akan dapat lebih dipastikan bagaimana kualitas dari si pelamar baik itu dari segi kompetensi, kepribadian, dan banyak hal lainnya.

Tahap tes psikologi jelas merupakan bagian yang sama pastinya dengan interview, karena seperti halnya pencari kerja lainnya, tes psikologi dijadikan sebagai konfirmasi atas informasi yang didapatkan dari sesi wawancara. Kesinambungan informasi yang didapatkan dari sesi wawancara dengan hasil tes psikologi amat penting guna memastikan apa yang disampaikan benar adanya.

Rekrutmen Berlapis Untuk Bergabung BRI Teknologi

Kemudian masih ada pula tahap tes kesehatan yang tentu saja bukan sekedar dijadikan pelengkap atau formalitas semata. Karena memastikan kesehatan jiwa dan raga calon ujung tombak mereka dalam menciptakan wajah BRI baru dengan digitalisasi perbankannya jelas penitng dilakukan. Karena tentu saja upaya BRI melakukan hal tersebut akan terhambat apabila kesehatan jiwa maupun raga orang-orang yang ditugaskan untuk mewujudkannya tidak dalam kondisi prima.

Tidak tanggung-tanggung, guna memastikan proyek BRI Teknologi berjalan lancar, pada tahap interview yang kesekian kali atau bahkan yang terakhir, orang dengan jabatan tinggi di BRI akan mengambil peran sebagai pewawancara. Sebagai contoh seperti apa yang dialami Rizka tadi, dimana orang yang melakukan wawancara dengannya pada tahap interview akhir adalah seorang Executive Vice President Digital Center dari BRI. hal tersebut jelas menunjukkan betapa serius BRI menggarap proyek tersebut.

Memang harus disadari bahwa posisi yang akan Rizka tepati adalah posisi yang tak kalah vital dan krusial dalam ekosistem digital bankin BRI. Karena sebagai seorang data analyst maka berbagai hal terkait transaksi fraud yang terjadi akan dilakukan analisis terhadapnya. Hasilnya tentu diharapkan dapat membuat transaksi fraud lebih minim terjadi atau bahkan menghilangkannya sama sekali. Goal tersebut tentu hanya bisa tercapai apabila seorang data analyst memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukannya dan tentu saja hal tersebut dapat diraih apabila proses rekrutmen posisi tersebut dilakukan dengan benar-benar benar. Tentu suatu hal yang menarik untuk diperhatikan bagaimana perkembangan BRI kedepannya setelah menerapkan proses rekrutmen berlapis seperti itu, apakah akan sesuai ekspektasi atau justru mengarah ke arah sebaliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *