Waspadai Gejala Corona yang Sering Menjadi Penyebab Kematian

Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Dewasa kini, virus corona menjadi salah satu momok menakutkan bagi masyarakat di seluruh dunia. Bagaimana tidak, virus corona yang bisa menyerang manusia bahkan tanpa gejala ini masih berperan dalam menaikkan angka kematian di seluruh dunia. Beberapa gejala yang ditimbulkan bisa saja terlihat ringan dan tidak mengganggu, meski begitu sudah sepatutnya anda tetap mawas diri. Simak beberapa gejala virus corona yang sering menjadi penyebab kematian bagi penderitanya.

Gejala yang Ditimbulkan Oleh Virus Corona Mengakibatkan Kematian

1. Demam Tinggi

Gejala demam adalah gejala awal yang terlihat ketika tubuh terserang virus covid. Meski sakit demam adalah penyakit yang sering menyerang dan dinilai tidak berbahaya, namun demam ini berbeda ketika anda mengalaminya pada saat terinfeksi virus corona. Untuk itu, salah satu yang menjadi protokol kesehatan ketika corona adalah keharusan melakukan pengecekan suhu tubuh. Karena hal tersebut dapat menjadi indikasi awal seseorang terinfeksi virus SARS-CoV-2.

penyebab kematian ibu

Umumnya, rata-rata suhu tubuh harian manusia normal adalah 37 derajat celcius dan berubah-ubah pada siang hari. Karena itu, tolak ukur suhu tubuh normal manusia adalah sekitar 37,2 – 37,5 derajat celcius. Sehingga, seseorang dapat dikatakan demam ketika angka suhu melebihi suhu tersebut. Pada kasus pasien corona, suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat celcius, yang mana menurut peneliti suhu tersebut memiliki resiko kematian lebih tinggi sebanyak 42 persen.

2. Ruam pada Tubuh Berbentuk Jaring

Virus corona juga menimbulkan gejala lain berupa gejala dermatologis yang seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Ruam pada penderita virus corona dapat terjadi di sekujur tubuh, bagian mulut, hingga ruam berbintik yang menyerupai penyakit kulit lainnya. Meski ruam kulit dinilai sebagai gejala ringan dan bisa hilang dengan sendirinya, namun munculnya ruam pada daerah kulit ini tetap perlu diwaspadai. Karena, timbulnya ruam dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Beberapa jenis ruam kulit yang muncul pada pasien corona adalah retiform purpura. Biasanya, ruam ini akan muncul ketika awal mulai terkena infeksi. Ruam kulit pada pasien corona ini berbentuk menyerupai jaring-jaring. Retiform purpura tergolong menjadi salah satu ruam yang sangat parah, karena hanya muncul pada pasien covid yang kritis. Sebuah penelitian baru menemukan adanya 27 persen kematian karena virus, yang dikaitkan dengan munculnya gejala ruam ini.

3. Gumpalan darah di kaki

Karena tergolong virus yang baru, maka masih banyak hal yang baru ditemukan dan ditetapkan menjadi salah satu gejala virus corona. Seperti yang baru saja ditemukan, berdasarkan sebuah penelitian virus corona juga dapat menimbulkan adanya gumpalan pada bagian tubuh manusia, seperti kaki. Adanya aliran darah yang menggumpal ini, akan menyebabkan timbulnya bintik atau ruam kemerahan di beberapa bagian tubuh, serta mempengaruhi aliran darah penderita.

Penyebab Kematian Nomor Satu Di Dunia

Penggumpalan darah ini terkadang muncul dengan tidak teratur dan mulai terlihat sejak awal terjadinya infeksi. Sebuah studi juga telah membuktikan bahwa terdapat hampir dari sepertiga pasien covid yang sedang dalam perawatan intensif mengalami pembengkakan ini. Gumpalan darah ini dapat menjadi penyebab yang paling mematikan bagi pasien corona. Studi ini juga mengungkapkan bahwa sebanyak 38 persen penderita yang mengalami pembekuan darah meninggal dunia.

Gejala yang timbul pada pasien corona memang sangat beragam, dan saat ini masih dilakukan pengkajian untuk mendeteksi gejala lainnya. Beberapa gejalanya memang terlihat ringan, dan sudah sering menyerang manusia. Meski begitu, tentunya terdapat perbedaan ketika gejala tersebut menyerang pada saat terpapar virus corona, dan sedang tidak terpapar virus corona. Sebab itu, anda tetap harus waspada terhadap perubahan-perubahan yang mungkin timbul pada tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *